You are here
Keunikan Program Studi
Keunikan atau keunggulan Program Studi Doktor Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Universitas Negeri Yogyakarta adalah sebagai berikut.
1. Program Studi Doktor Bahasa Sastra, dan Budaya Daerah yang akan diusulkan, belum pernah ada di Indonesia, dan merupakan program studi doktor pertama yang diusulkan untuk bidang keilmuan bahasa, sastra, dan budaya daerah. Selama ini bahasa, sastra, dan budaya daerah belum berdiri sebagai program studi, melainkan sebagai program peminatan dan Departemen, misalnya sebagai peminatan di S-3 Ilmu Pendidikan Bahasa UNY. Pada Program Studi Doktor Ilmu-Ilmu Humaniora UGM secara khusus juga tidak menyelenggarakan program studi doktor bahasa, sastra, dan budaya daerah, namun lebih ke arah peminatan di bidang kajian linguistik dan sastra jika ada mahasiswa yang akan mendalami bidang bahasa, sastra, dan budaya daerah. Namun peminatan ini juga belum mencakup ilmu pendidikan bahasa, sastra, dan budaya daerah.
2. Program studi ini juga unggul karena didukung oleh dosen-dosen yang kompeten pada rumpun keahlian mata kuliah-mata kuliah usulan, meliputi rumpun (1) linguistik, (2) sastra, (3) budaya, dan (4) pendidikan dan pembelajaran. Pada program studi yang diusulkan ini, kajian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan daerah tidak hanya dipelajari secara khusus, namun lebih jauh juga diterapkan secara nyata dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran bahasa, sastra, dan budaya daerah. Lebih jauh, Program Studi Doktor Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah berupaya untuk mengembangkan mahasiswa dalam upaya mencapai kompetensi aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan tentang bahasa, sastra, dan budaya daerah.
a. Pengembangan aspek sikap, mahasiswa dikembangkan memiliki sikap positif terhadap bahasa, sastra, dan budaya daerah serta pendidikan/pembelajarannya, bertanggung jawab, memiliki komitmen untuk memajukan bahasa, sastra, dan budaya daerah.
b. Pengembangan aspek keterampilan, meliputi:
1) terampil berbahasa daerah baik lisan ataupun tertulis untuk berbagai keperluan umum, akademik, profesi, dan kerjasama nasional ataupun internasional;
2) mampu mengapresiasi, mengritisi, dan mengreasi bahasa, sastra, dan budaya daerah secara lisan dan tulis serta mendesiminasikan dan mempublikasikannya,
3) mampu menyusun peta jalan penelitian bidang kebahasaan, kesastraan, kebudayaan daerah, pendidikan bahasa sastra, dan budaya daerah;
4) mampu mengembangkan teori kebahasaan, kesastraan, dan budaya daerah dan pembelajarannya melalui penelitian dengan menerapkan pendekatan multidisipliner,
5) mampu menerapkan pendekatan inter-, multi-, atau transdisipliner untuk memecahkan masalah dalam bidang bahasa, sastra, budaya daerah dan pembelajarannya,
6) mampu menghasilkan karya kreatif, orisinal, dan teruji dalam bidang pendidikan bahasa, sastra, dan budaya daerah; dan7) mampu mengembangkan dan menjalin jaringan kerjasama dengan berbagai lembaga dan institusi.
c. Pengembangan kompetensi pengetahuan menguasai filsafat kearifan lokal yang mencakup filsafat bahasa, filsafat sastra, dan filsafat budaya, serta perkembangan teori- teori bahasa, sastra, budaya daerah dan pengajarannya. Dengan rincian menguasai teori bahasa, sastra dan budaya daerah; menguasai konsep pengembangan model pembelajaran inovatif dan kurikulum bahasa daerah; menguasai teori tekstologi, wacana kritis, dan linguistik pedagogik; menguasai problematika bahasa, sastra, budaya daerah dan pengajarannya; menguasai pengembangan industri kreatif budaya daerah; menguasai teori-teori etnopuitika; menguasai pembinaan dan pengembangan bahasa, sastra, dan budaya daerah untuk kepentingan ilmu pengetahuan, dan komunikasi nasional dan internasional berbasis multikultural; dan menguasai metodologi penelitian dan pengembangan ilmu bahasa, sastra, budaya daerah dan pembelajarannya.
3. Keunikan dan keunggulan Program Studi Doktor Bahasa , Sastra, dan Budaya Daerah juga tampak dalam hal kurikulum. Kurikulum pada program studi ini ditata dalam lima kategori yaitu bahasa, sastra, budaya, pendidikan dan pembelajaran, dan penelitian. Kurikulum ditata sedemikian rupa, sehingga lulusan-lulusannya akan mampu untuk menyelesaikan berbagai problematika bahasa, sastra, dan budaya daerah dengan penerapan pendekatan inter-, multi-, dan transdisipliner. Kurikulum yang dibuat juga sudah menjembatani disiplin ilmu bahasa, sastra, dan budaya daerah dengan aplikasi pembelajarannya. Mata kuliah juga mencakup ilmu bahasa, sastra, dan budaya daerah pada masa lampau sampai dengan
perkembangan bahasa, sastra, dan budaya daerah mutakhir. Kurikulum juga menjembatani kebutuhan mahasiswa terkait dengan bahasa, sastra, dan budaya daerah pada era digital yang dapat menghantarkan bahasa kelembagaan bahasa, sastra, dan budaya yang berguna dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat pendukungnya.
Sistem Informasi
Kontak Kami
S3 Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Gedung Kuliah I (GK I) FBS UNY
Kampus Karangmalang, Yogyakarta, 55281
Copyright © 2026,