Profil Lulusan

Profil lulusan S3 Prodi Doktor Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah (PBSBD) menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pendidikan, penelitian, pengembangan dan penerapan di bidang bahasa, sastra dan budaya daerah. Kompetensi pendidikan mampu menguasai proses pembelajaran, menguasai teori dan metode pembelajaran, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, serta mampu melaksanakan evaluasi pembelajaran dalam konteks bahasa, sastra, dan budaya daerah. Adapun strategi yang dilakukan untuk mencapai sasaran tersebut diintegrasikan dalam program-program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Lulusan Program Studi Doktor Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Universitas Negeri Yogyakarta mempunyai kualifikasi yang memadai dan dapat berprofesi sebagai:
a) pendidik (dosen/guru/pengajar) bidang bahasa, sastra, dan budaya daerah yang memiliki kompetensi unggul dan berakhlak mulia;
b) peneliti bahasa, sastra, dan budaya daerah yang memiliki kompetensi metodologis dalam bidang penelitian;
c) instruktur, konsultan, atau widyaiswara yang profesional dan kompeten dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya daerah;
d) jurnalis, reporter atau penyiar yang menguasai bidang bahasa, sastra, dan budaya daerah;
e) praktisi bahasa, sastra, dan budaya daerah (master of ceremony, penulis, budayawan, sastrawan, wirausahawan).

Kompetensi lulusan Program Studi S3 Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah adalah:
a) menguasai bidang pendidikan dan penelitian bahasa daerah;
b) menguasai bidang pendidikan dan penelitian sastra daerah;
c) menguasai bidang pendidikan dan penelitian budaya daerah; atau
d) menguasai bidang pendidikan dan penelitian bahasa, sastra, dan budaya daerah.

Lulusan Program Studi Doktor Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah secara umum akan menempati lembaga pendidikan, yaitu sebagai guru dan dosen. Selain lembaga pendidikan, lulusan prodi Doktor Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah dapat mengembangkan keahliannya ke bidang penelitian, pariwisata, jurnalistik, dunia entertainment dan kewirausahaan dalam
bidang budaya daerah.